Posted by: eriske | June 6, 2009

Lesson Book and New President – A Mother’s Hope

Hip … hip … horay … that’s what we hear from our children. It’s about long holiday, specially for our childrens who still study. They are so longing for the long holiday in mid June until mid July. What a lovely moment it’s going to be, between parents and their children.

But, you know what, on the contrary, as their parents, we will be busy in many things due to preparation of their beginning school. Like buying new school uniform, new school books with many  school tool equipments. And of course, we have to add more budget for this.

When we talk about school books, actually, we feel confused and sad. How come, in the middle of economic crisis, we still have to buy new school books every year  when our children get to start their school again. Cause every year, the lesson books are always changed. Of course, we can calculate the money around Rp 200.000 – 600.000 per child, only for the school books. Unfortunately, all the books can’t be used anymore for the next year school period on the same grade. It means, it will be thrown away and useless. it’s not wise policy in this economic crisis.

If we look, maybe around 15 years back, we still used the same lesson books that was used last year, so they could use the same books from their brother or sister, or other choice, borrowed from other friend, or even borrowed from their school. It happened and decreased many school costs. Then, why our government don’t use the same education method nowadays? Won’t it help many people in the middle to lower level of life? So, no more lesson books become rubbishs.

So, hopefully, our next new president can do the right education policy, so we can use the same lesson books and can decrease the book cost and help many people in this economic crisis. This is the right time.

Posted by: eriske | March 13, 2009

Air Tanah

Sudah pada baca belum “Jakarta Diramalkan Tenggelam Pada 2012″?, sebuah artikel di koran Tempo tgl 3 Maret’09. Oh my God, mengejutkan sekaligus membuat saya menyadari betapa semakin rentannya dunia kita saat ini. Betapa tidak, ini disebabkan oleh penyedotan air tanah secara berlebihan di Jakarta sehingga permukaan tanah semakin turun . Sangat tragis.

Bagaimana dengan kita, anak, cucu, atau cicit kita setelah tahun 2012, bukankah mereka tidak dapat melihat lagi keindahan Jakarta? Atau bahkan mereka nggak bisa lagi mencari nafkah di Ibu Kota Jakarta ini? Kalau saja kita peduli lingkungan. Kalau saja ketika akan membangun bangunan apa saja, pemerintah memperketat masalah penyerapan air tanah. Kalau saja ketika membangun rumah, kita tidak menyemen halaman rumah tetapi memberikan ruang supaya air bisa masuk ke dalam tanah. Kalau saja kita hemat dalam menggunakan air, saya yakin prediksi itu tidak akan secepat itu terjadi (2012 kan nggak lama lagi). 

Can we do something even a small part or is it too late? Bagi saya, inilah yang dapat saya lakukan, walaupun mungkin bagi orang lain, itu masalah sepele. Ketika mencuci sayur, buah2an,  ikan,atau bahan makanan yang lain, saya tidak akan membuang airnya dengan sia2 ke got karena airnya langsung disiram ke tanah, dan pohon2.  Saya pikir mengembalikan air ke tanah itu penting.  Bahkan ketika mencuci pakaian pun, air bilasan terakhir (ke 4), saya akan siram ke tanah. Saat membangun rumah, halaman kami tanami dengan rumput dan tanaman yang berguna, ketimbang di semen. Daripada mencuci dan menyemprot mobil tiap hari, lebih baik melap mobil tiap hari dan mecuci mobil 2x seminggu. Coba kita pikir, kalau saja bukan hanya segelintir orang yang melakukan hal yang sama, hal itu akan memberi dampak yang signifikan terhadap air tanah kita.

Saya yakin walaupun kita tidak bisa mencegah fenomena alam ini but atleast, we contribute to save our environment. Let’s do it together, Let’s do it rights, Let’s be part of the change … Yes, we can..

Posted by: eriske | March 1, 2009

Tulisan perkenalan

Hai… ini kali pertama saya masuk dalam dunia maya. Cukup panggil saya Eriske, yang memilih untuk berkarir di rumah untuk mempersiapkan calon pemimpin masa depan yakni ke tiga jagoan kani (Obbie, Ergie dan Hizkia), dan tentunya bersama seorang suami yang ganteng dan paling baik buat saya.

Dulunya saya seorang sekretaris yang cukup akrab dengan komputer bahkan suami saya yang berkarisr di bidang IT saja saya yang memperkenalkan lho :) . Sayang sejak saya memilih karir di atas, saya ketinggalan banyak hal, dan saya berusaha mengejarnya sekarang.

Untuk itu saya ingin menikmati banyak manfaat dari berkecimpung dalam dunia maya ini. And most important thing, saya dapat bertukar pengalaman dengan semua orang, berbagi pengalaman hidup dalam mendidik anak, atau bertukar info tentang hal2 menarik seputar lingkungan hidup, dunia herbal dan kaitannya dengan kesehatan, juga tanaman yang saya sangat minati.

Semenjak saya mengalami keguguran bayi saya 7 bln dalam kandungan karena virus TORCH, saya, yang tadinya seorang sekretaris, harus berhenti kerja setelah mengetahui kehamilan kedua saya. Singkat cerita, semua karena keajaiban kuasa Tuhan, saya memiliki 3 jagoan yang sangat sehat. Itu merupakan pengalaman yang sangat mendebarkan, menegangkan, penuh dengan pergumulan dan doa, karena setiap kehamilan, perasaan cemas dan kuatir sekaligus doa agar anak yang Tuhan akan berikan, tidak cacat sedikitpun. Bayangkan saja, setiap kehamilan dalam jangka waktu triwulan, saya harus periksa darah untuk mengecek keadaan virus dalam tubuh saya. Ketegangan saya akan hilang sesaat ketika anak saya lahir dan diperikasa dokter dalam keadaan sehat tanpa cacat, sekali lagi, all God’s works.

Saya yakin kita, terutama bagi ibu yang telah memiliki anak, perjuangan sebagai ibu baru saja dimulai ketika anak kita lahir. Bagi saya yang full at home, perjuangan menjadi seorang ibu yang merawat, mengasuh, mendidik, itu hal yang luar biasa. Saya ingin bertukar pengalaman melalui media ini.

Your valued comments are highly apreciate.

Cheers

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.